Kronologi Detik-detik Polisi Tewas Tertabrak Kereta, Kecelakaan Maut di Bogor

oleh -1622 Dilihat
oleh
Ilustrasi mayat. Foto Pixabay

SPARTANEWS – Kecelakaan maut dua polisi tertabrak kereta di Bogor, Jawa Barat, dilaporkan tewas usai tertabrak KRL commuterline Bogor menuju Jakarta.

Insiden tersebut terjadi pada Rabu (18/1/2023) malam, sekitar pukul 22.30 WIB. Saat kejadian, kedua korban sedang berbincang di pinggir rel kereta api.

Lokasi tepatnya di belakang lapak rumah makan Jl. Pemuda Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Lokasi kejadian tidak jauh dari pos jaga palang pintu kereta api.

Kapolsek Tanah Sareal Kompol Surya mengatakan, menurut informasi dari warga, bahwa korban setelah selesai makan duduk-duduk mengobrol di pinggir rel.

“Kemudian ada kereta datang, mungkin kereta yang datang itu dikira kereta api yang dari Jakarta, ternyata kereta api yang dari arah Kota Bogor, sehingga korban tertabrak kereta,” kata dia dikutip dari Detik.

Kedua Korban Sedang Ngobrol
Lokasi korban tertabrak commuterline berada di belakang lapak pedagang pecel lele, yang biasa berjualan pada malam hari. Di sana, kedua anggota Polri itu disebut sempat mengobrol.

“(Korban tertabrak) bukan mau nyeberang, lagi ngobrol katanya atau apa saya nggak tahu. Posisi tertabraknya di situ, samping tiang sinyal warna kuning. (Saat kejadian) dua orang yang ada di situ, nggak tahu lagi apanya. Cerita dari teman sama yang jaga warung begitu. Di situ kejadiannya,” kata penjaga perlintasan sebidang bernama Wawan.

Dua pria yang tertabrak KRL commuterline adalah polisi. Berikut identitas mereka yang disampaikan oleh Kapolsek Tanah Sareal Kompol Surya.

Aipda Andry Prasetyo
– Bertugas di Polsek Tanah Sareal
– Salah satu anggota unit Quick Respon Patroli Polsek Tanah Sareal.
Bripka Egi
– Bertugas di Brimob Cipanas.

Aipda Andry tewas di lokasi kejadian dan dievakuasi ke RSUD Kota Bogor. Sementara itu, Bripka Egi sempat dibawa ke RS Salak Kota Bogor untuk mendapat pertolongan medis, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Aipda Andry disebut sedang izin kepada atasannya. Ia izin untuk menemani istrinya yang akan melahirkan.

“Tidak (bertugas), karena sebenarnya dia (Aipda Andry) sedang nunggu inistrinya yang malam tadi akan (operasi) caesar di RS Ciawi,” kata kapolsek.

“Mungkin dia keluar dulu ke sini, mungkin mau ke sana lagi atau gimanakan kita tidak tahu. Yang jelas, dia sedang tidak dinas, sedang izin karena menunggu istrinya yang mau caesar,” imbuhnya.

Dua polisi yang tertabrak kereta di Bogor adalah Aipda Andry Prasetyodan Bripka Egi. Sebelum kejadian, mereka sempat diingatkan warga bahwa ada kereta lewat.

“Sebenernya sudah beberapa kali dikasih tahu ada kereta sama warga yang di sini, kan kedengeran tuh kalau ada kereta, bunyi sinyalnya. Satu kereta lewat, nanti dia bangun, terus duduk lagi.

Nanti ada kereta lewat lagi, dia bangun lagi,ngehindar lagi. Ada empat kali kereta lewat. Terus akhirnya tertemper dia,” kata petugas jaga.

No More Posts Available.

No more pages to load.