Kecelakaan di Tol Cisumdawu yang Baru Dibuka saat Libur Nataru Lalu

oleh -1005 Dilihat
oleh
Ilustrasi kecelakaan mobil. Foto Pixabay

SPARTANEWS – Kecelakaan di tol Cisumdawu (Cileunyi – Sumedang – Dawuan) sudah beberapa kali terjadi meski baru dibuka di beberapa rupanya.

tepatnya antara KM 164 hingga KM 166 dari arah Bandung – Sumedang atau pun sebaliknya.

Dilansir dari detikJabar, kecelakaan di ruas jalan itu sudah empat kali terjadi. Satu kejadian diantaranya menelan korban jiwa.

Kecelakaan Pertama

Kecelakaan pertama menimpa sebuah sedan Toyota Vios warna silver bernomor polisi D 1152 JN pada Sabtu (29/1/2022) malam. Mobil tersebut mengalami kecelakaan tunggal saat datang dari arah Bandung menuju Sumedang.

Namun saat tiba di lokasi kejadian atau di KM 166, mobil tersebut tiba-tiba menghantam pembatas jalan hingga terpental dengan posisi terakhir mobil terbalik di badan jalan.

Tidak ada korban tewas dalam kejadian itu, namun tiga dari empat orang yang ada di dalam kendaraan itu mengalami luka ringan dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

Minibus Hilang Kendali

Kecelakaan kedua pada Minggu (30/2/2022) sore. Dimana lokasi kecelakaannya tidak begitu jauh dari lokasi kecelakaan pertama. Sebuah minibus yang datang dari arah Bandung menuju Sumedang mengalami kecelakaan tunggal di KM 165 tol Cisundawu.

Sopir dari mobil Avanza warna putih dengan nomor polisi D 1443 ACA tersebut diduga mengantuk yang berujung kecelakaan dengan menabrak pembatas jalan.

Beruntung kendaraan yang hanya ditumpangi oleh sopir seorang itu masih dapat dikendalikan sehingga hanya mengalami kerusakan di bagian depan dan tidak ada korban.

Pikap Tabrak Barrier Beton

Kecelakaan ketiga masih sama yaitu kecelakaan tunggal yang terjadi pada Minggu (27/3/2022). Kecelakaan menimpa sebuah mobil pikap yang menabrak barrier beton atau pembatas median jalan di KM 164. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Informasi dihimpun saat itu, mobil pikap warna hitam dengan nomor polisi Z 8130 AI tersebut dikemudikan Rusli (27) dengan berpenumpang istrinya dan anaknya yang masih berusia 3 tahun.

Pasangan suami istri tersebut merupakan warga Dusun Karangsari, Desa Pamulihan Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.

Panit 2 Unit 3 PJR Cisumdawu, Iptu Ervan mengatakan, mobil pikap yang berisi pasangan suami istri dan seorang anaknya itu mengalami kecelakaan tunggal sekitar pukul 20.24 WIB.

“Kecelakaan tunggal ini terjadi sekitar jam 8 malam lebih 24 menit,” ujar Ervan kepada detikJabar, Minggu (27/3/2022).

Ervan menyebutkan, kecelakaan terjadi di KM 164.600 Jalur A tol Cisumdawu dari arah Bandung menuju Sumedang saat hujan turun. Saat tiba di lokasi, diduga lantaran hujan, mobil tersebut tiba-tiba hilang kendali dan menabrak sebuah pembatas median jalan.

“Pengemudi hilang kendali karena faktor cuaca yang sedang hujan, lalu menabrak barrier beton pembatas median tengah jalan sebelah kanan, kemudian banting stir ke kiri sehingga posisi akhir kendaraan ada di bahu jalan jalur A,” ungkap Ervan.

Ervan mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, kendaraan mengalami kerusakan dibagian depannya.

“Kendaraan mengalami retak kaca depan dan bemper depan penyok,” ucapnya.

Minibus Vs Tronton

Kecelakaan terbaru pada malam tadi atau Rabu (11/1/2023) sekitar pukul 23.00 WIB. Kecelakaan melibatkan satu unit minibus dan truk tronton terjadi di ruas jalan tol Cisumdawu (Cileunyi – Sumedang – Dawuan) dari arah Sumedang – Cileunyi.

Kasatlantas Polres Sumedang AKP Kiki Hartaki mengatakan, peristiwa kecelakaan di ruas tol Cisumdawu itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB.

“Kecelakaan terjadi di KM 165 Jalur B dari arah Sumedang – Cileunyi,” ungkap Kiki kepada detikjabar, Kamis (12/1/2023).

Kiki memaparkan, kecelakaan menimpa sebuah mobil Toyota Avanza Veloz berisikan seorang sopir dan seorang penumpang yang menabrak bagian belakang sebuah truk tronton.

Akibat peristiwa itu, sambung Kiki, seorang penumpang mobil Toyota Avanza Veloz meninggal dunia sementara untuk sopirnya mengalami luka berat.

“Kedua korban saat itu langsung dilarikan ke rumah sakit AMC Cileunyi, Kabupaten Bandung, untuk sopir yang mengalami luka-luka saat ini masih mendapatkan perawatan di rumah sakit tersebut,” paparnya.

Kiki menambahkan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan lebih dalam untuk mengetahui secara pasti terkait penyebab dari kecelakaan tersebut.

“Sementara kami masih melakukan penyelidikan dan kami juga masih meminta keterangan dari beberapa pihak terutama dari sopir Avanza untuk mengetahui penyebab kecelakaan,” ucapnya.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.