Presiden Jokowi Jadi Instruktur Upacara HUT Bhayangkara, Polri Harus Berbenah

oleh -2675 Dilihat
oleh
Presiden Ucapkan Dirgahayu Polri Gambar Ig Presiden Jokowi

SPARTANEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Inspektur Upacara pada puncak perayaan HUT Bhayangkara ke-77 di Gelar Bung Karno, Jakarta Sabtu (1/7/2023)

Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan beberapa pejabat yakni Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Dalam sambutannya Presiden mengingatkan jajaran Polri untuk tidak hanya “tajam ke bawah tapi tumpul ke atas” dalam menegakkan hukum.

Baca Juga: Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Bagikan 325 085 Bansos

“Kewenangan Polri itu besar, kekuatan Polri juga besar. Ini harus digunakan secara benar. Jangan ada yang disalahgunakan, jangan ada lagi persepsi hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” kata Presiden Jokowi

Jokowi mengatakan masyarakat membutuhkan rasa aman, rasa keadilan dan perlakuan Polri untuk memberikan pengayoman. Dia meminta Polri untuk tidak mengabaikan keinginan masyarakat

Baca Juga: Kata Syekh Abdul Qodir Jaelani Orang Mukmin Punya 3 Hal Ini

Polri, kata Jokowi, harus memberikan kepastian perlindungan, kepastian hukum, dan kepastian berusaha bagi masyarakat dan pengusaha.

Jokowi mengaku senang dengan meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri menjadi lebih dari 70 persen dari sebelumnya 60 persen. Namun, Jokowi tetap meminta Polri memperbaiki diri dan terus berbenah.

“Ini perkembangan baik, tapi masih harus terus ditingkatkan, Polri harus terus memperbaiki diri, berbenah diri, melakukan reformasi-reformasi di segala lini,” ujar Jokowi.

Kepala Negara mengatakan masyarakat akan terus mengawasi kinerja Korps Bhayangkara. Gerak-gerik prajurit Polri, kata Jokowi, tidak akan bisa ditutup-tutupi dan itu akan berdampak pada tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“Hati-hati sekarang ini segala sesuatu bisa direkam bisa disebarluaskan, gerak gerik Polri sekecil apapun tidak bisa ditutup-tutupi lagi, sehingga kepercayaan kepada Polri akan selalu diuji, seberapa tinggi tingkat kepercayaan rakyat, seberapa tinggi tingkat kepuasan rakyat, itu menjadi hal yang penting,” ujarnya.

Hari Bhayangkara merupakan hari Kepolisian Nasional yang diambil dari momentum turunnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 11 Tahun 1946. Setiap 1 Juli diperingati sebagai Hari Bhayangkara.

Pada tahun ini, Polri melalui peringatan HUT Korps Bhayangkara menegaskan perannya dengan Tema “Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Emas”.

No More Posts Available.

No more pages to load.